Waspada Saraf Kejepit Di Usia Produktif

Waspada Saraf Kejepit Di Usia Produktif -, Berikut ini ulasan lengkap yang akan saya bahas kali ini semoga bermanfaat untuk kalian. Hernia Nucleus Pulposus (HNP) atau saraf kejepit, sering dialami oleh semua orang, baik pria maupun wanita yang berusia 30-50 tahun. Berat badan berlebih, gaya hidup sederhan, serta faktor usia merupakan beberapa faktor risiko yang melatarbelakangi gangguan ini.

Anda sering mengalami rasa sakit di punggung bawah, terutama bagi mereka di usia Tapi jangan khawatir, pada dasarnya bawah kembali nyeri dapat disembuhkan dengan istirahat dalam dua minggu.

Dr Muki Partono Sp OT dari rumah sakit Pondok Indah, menjelaskan hanya 1% kasus nyeri punggung bawah yang akhirnya menyebabkan serius.

“Sebagian besar akan sembuh dengan sendirinya,” kata dokter. Muki, dalam kasus media diskusi tentang teknologi Laser untuk menghilangkan rasa sakit saraf di tengah pekan yang tidak terlalu lama yang lalu.

Baca Juga : Beberapa Tahun Derita Sakit Buah Pinggang

Namun, nyerin pinggang adalah kasus lain dengan hernia Nukleus Pulposus (HNP) atau syaraf kejepit. HNP adalah adanya penonjolan inti dari disk bahwa bantal tulang belakang, sehingga output dengan menekan pada saraf akibatnya muncul rasa sakit, kesemutan dan kelemahan pada ekstremitas, bagian dalam keempat dapat kembali, pinggang, lengan atau kaki.

Semoga HNP adalah penyebab paling umum dari cacat akibat pekerjaan di bawah usia 45 tahun. Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan HNP, termasuk obesitas, cara hidup menetap, bermalas-malasan di sekitar, dan postur tubuh yang tidak diposisikan dengan benar.

Faktor lainnya adalah perubahan degeneratif dengan penurunan resistensi dan stabilitas tulang belakang, sehingga tulang belakang rentan terhadap cedera.

Sebagai usia anda, cakram intervertebralis lebih banyak dan menurunkan sedikit kadar air. Hal ini karena kurang fleksibel dan lebih rentan terhadap keausan atau kerusakan. Selain itu, juga karena teknologi, mengangkat dan pergerakan barang-barang yang tidak benar, serta gerakan tiba-tiba dan kuat/traumatik penghapusan gaya, dalam jumlah beaar di tulang belakang.

“Hati-hati juga bagi mereka yang suka bermain golf. Olahraga adalah gaya berputar pada tulang belakang dapat juga bahaya dari HNP,” kata dokter. Muki.

Golf, baseball, dan lapangan tenis juga menjadi berisiko. Rasa sakit yang disebabkan oleh HNP dikenal sebagai iskhialgia diskogenik atau linu panggul, yang adalah, untuk memindahkan nyeri sepanjang saraf ischiadikus.

– Tingkat segmen tulang belakang yang terkena, akan) pada daerah yang nyeri distribusi menurut dermatom (daerah kulit yang dipersarafi terutama oleh satu saraf tulang belakang. Pasien dari rasa nyeri digambarkan sebagai nyeri yang pinggang dan karisma datang di bawah lipatan gluteal persis di tengah-tengah garis.

Dalam kasus yang paling parah, mungkin terjadi bahwa defisit motorik dan melemahnya refleks. Rasa sakit akan semakin serius jika duduk, membungkuk, mengangkat, batuk, peregangan, dan bergerak.

Untuk aplikasi terapi pada pasien HNP dapat menjadi konservatif, yang adalah, dalam mutlak istirahat, terapi farmakologi, fisioterapi, latihan, traksi, dan korset pinggang. Pengobatan Bedah dilakukan bila ada tanda-tanda parah.

Dr. Muki mengatakan, pasien biasanya takut operasi, namun, PLDD (Percutaneus Laser Disc dekompresi) berbeda dengan bedah konvensional. Tindakan relatif rendah invansif ini adalah alternatif pengobatan dalam kasus saraf terjepit pada usia dini (HNP) dan saraf terjepit di usia(spinal stenosis), dengan metode penyempitan tulang (Album), dengan cara laser beam, yang disuntikkan, dalam rangka untuk menunggu gerbang os-bantalan, untuk pemeriksaan.

Metode ini dikembangkan pada tahun 1990, tapi di Indonesia berawal pada tahun 2000.

Tidak booming, “saat ini di Indonesia, karena banyak dari pasien dengan HNP ingin pergi Operasi yang tepat pada kesempatan pertama, ke dokter tulang, terutama selama prosedur, PLDD ini sangat sederhana, tidak memerlukan anestesi,” kata dokter. Muki.
PLDD juga tidak memerlukan anestesi, anda tidak perlu cepat, dan pengobatan di rumah SAKIT juga dalam waktu 8-12 jam. “Ada juga pasien yang masih ingin pergi keluar, untuk mengamati secara langsung pulang setelah tindakan, tidak ada pertanyaan, tapi aku masih,” kata dokter. Muki.

Untuk pasien, obat pengenceran, dianjurkan bahwa penghentian obat 7 hari sebelum selesainya tindakan, PLDD. Tingkat keberhasilan PLDD hingga 80%. “Operasi itu aman, jika indikasi yang tepat,” dia mengatakan.

REKOMENDASI PENGOBATAN!!

          “Untuk anda yang saat ini mengalami gangguan tersebut bisa di obati dengan Ace Maxs yang merupakan produk herbal unggulan kami yang sudah terbukti khasiatnya dalam membantu menyembuhkan berbagai jenis penyakit baik kronis ataupun non kronis.dan gangguan nyeri seperti saraf kjejepit, sakit pinggang, sakit lutut dll atau juga seperti yang saat ini anda alami. INFO lebih lengkap Silahkan Klik LINK berikut ini => obat syaraf kejepit

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *